NEWS

  • 30 Juni 2009
  • Pustaka Multimedia

    Yang membutuhkan foto-foto TELKOM berkualitas cetak, termasuk foto-foto terbaru tim manajemen TELKOM. Foto-foto ini dapat dipakai media cetak untuk penunjang tulisan rekan-rekan media.

    Pustaka media juga menyediakan klip-klip iklan TELKOM dan produknya yang dapat dimanfaatkan sebagai referensi.

    Board of Commissioners
    Board of Commissioners photo gallery
    Dewan Direksi
    Daftar Foto dan CV Lengkap Dewan Direksi PT Telkom Indonesia
    Klip Iklan
    Klip Iklan PT Telkom Indonesia
  • 29 Juni 2009
  • Telkom Alihkan Pengelolaan Collecting Agent kepada PT Finnet Indonesia

    Jakarta, 28 Mei 2009 – Untuk meningkatkan efisiensi, maka secara bertahap terhitung sejak 1 Juni 2009, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mengalihkan pengelolaan para Collecting Agent-nya (CA) kepada PT. Finnet Indonesia (Finnet). Dengan demikian hasil collection yang semula ditransfer oleh collecting agent ke masing-masing divisi regional Telkom diarahkan ke satu pintu, yaitu Finnet, dan selanjutnya pada hari yang sama Finnet mentransfer ke rekening Telkom yang ditunjuk secara terpusat.

    Pertimbangan untuk mengalihkelolakan collecting agent dari Telkom kepada Finnet menurut Vice President Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia adalah agar Telkom bisa lebih fokus mengelola core business -nya. “Ke depan akan dikelola dengan lebih fokus, sehingga beberapa fungsi yang selama ini dikelola langsung oleh Telkom, perlahan-lahan akan dialihkan kepada anak perusahaan yang secara spesifik menangani fungsi tersebut,” katanya.

    Finnet adalah anak perusahaan Telkom yang bergerak dalam penyediaan layanan aplikasi dan solusi transaksi keuangan berbasis elektronik (non tunai) baik melalui kanal pembayaran perbankan maupun melalui kanal pembayaran yang disediakan oleh Finnet untuk dapat digunakan secara sharing oleh perbankan dan lembaga keuangan non-bank lainnya

    Collecting Agent (CA) yang akan dialih-kelolakan kepada Finnet adalah CA yang menggunakan sistem host to host ( H2H ) dan point to host ( P2H ) . Pada tahap awal akan dilakukan terlebih dahulu alihkelola fasilitas pembayaran H2H yang di dalamnya tergabung kurang lebih sebanyak 45 bank dan PT Pos Indonesia .

    Sehingga efektif mulai 1 Juni 2009 34 Bank dan PT Pos Indonesia (CA) tersebut sudah beralih ke Finnet , sedangkan Bank dan CA yang lainnya sebanyak 11 Bank diharapkan dalam bulan Juni/Juli 2009 juga sudah beroperasi dan bergabung ke Finnet. Dengan demikian hasil collection yang semula ditransfer oleh Collecting Agent (CA) ke masing-masing divisi regional Telkom diarahkan ke satu pintu, yaitu Finnet, dan dilakukan dengan menggunakan fasilitas RTGS (Real Time Gross Settlement) Bank Indonesia, selanjutnya Finnet pada hari yang sama harus mentransfer ke rekening Telkom yang ditunjuk secara terpusat juga menggunakan fasilitas RTGS .

    Pengalihan pengelolaan CA dari Telkom kepada Finnet menurut Eddy Kurnia harus dapat meningkatkan efisiensi baik di sisi Telkom maupun Collecting Agent sehingga diharapkan akan semakin cepat dan mudah dalam melayani pelanggan atau nasabah yang melakukan pembayaran jasa telekomunikasi.
    Dalam sistem payment host-to-host Telkom, selama ini pembayaran tagihan Telkom dilakukan melalui kanal pembayaran Bank/Pos yang meliputi tagihan telepon rumah (PSTN), Telkom Flexi, Speedy dan pembelian voucher Telkom Flexi Trendy. Kanal tersebut mencakup layanan pembayaran Cash Teller , ATM, phone banking, Internet banking, dan SMS Banking, EDC dan Anjak Piutang. Adapun sistem pembayaran lainnya dilakukan pelanggan melalui loket di Kopegtel dan titik pembayaran secara tunai.

    Dengan berkembangnya sarana pembayaran nontunai di lingkungan perbankan, Telkom berharap pembayaran nontunai tagihan bisa meningkat dua kali lipat menjadi enam juta transaksi per bulan. “Kami menargetkan bisa mencatat empat juta transaksi per bulan atau meningkat dua kali lipat dari tahun lalu yang baru 3 juta transaksi,” jelas Budi Siswanto, Direktur Utama Finnet.

    "Saat ini dari 10 juta pelanggan pascabayar Telkom, sebenarnya yang telah menggunakan layanan pembayaran gateway host-to-host mencapai lebih dari dua setengah juta pelanggan atau sekitar 30 persen. Sementara sisanya (70 persen) masih menyukai metode pembayaran konvensional," kata Eddy Kurnia.

    Telkom, lanjutnya, berharap jumlah pelanggan pascabayar yang melakukan transaksi pembayaran lewat ATM atau mobile banking tersebut akan naik hingga enam juta orang dari tiga juta sebelumnya.

    Untuk mencapai jumlah pengguna tersebut, kata Eddy Kurnia, maka Telkom akan memberikan penghargaan kepada bank-bank yang bisa menjaring lebih banyak lagi nasabahnya menggunakan transaksi elektronik dgn berbagai langkah pemasaran inovatif.

    Selain melayani transaksi pembayaran Telkom, jaringan host-to-host yang selanjutnya dikelola Finnet sebagai multi biller payment gateway, akan dikembangkan untuk melayani transaksi seluruh Telkom Group (Telkomsel, TelkomVision), serta biller-biller di luar Telkom seperti perusahaan telekomunikasi lainnya, maskapai penerbangan perusahaan leasing dan keuangan. Untuk maskapai penerbangan, saat ini yang telah bergabung dengan Finnet antara lain, Garuda Indonesia, Lion Air, Mandala serta PT. Kereta Api Indonesia.

     

    Adapun Solusi yang dapat diberikan antara lain :

    • Client Server Solution (IBM, Compaq, SUN)
    • Network Operating System (Microsoft, SCO Unix, Novell, UNIX)
    • Network and Data Communication (Low end up to High end)
    • Structure Data Cabang

Service

service overview

Events

current events